<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk &quot;BLOG ULIAN BELOG&quot; Blogne Subagiartha, Mengupas Spiritual Hindu Bali &amp; Bisnis  dengan tafsiran yang jauh dari sempurna</title>
	<atom:link href="http://subagiartha.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://subagiartha.wordpress.com</link>
	<description>Setetes Embun Di Air Kolam Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2009 07:45:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Keselarasan Pikiran Dan Hati Dalam Menemukan Kebahagiaan oleh subagiartha</title>
		<link>http://subagiartha.wordpress.com/2008/12/19/keselarasan-pikiran-dan-hati-dalam-menemukan-kebahagiaan/#comment-25</link>
		<dc:creator>subagiartha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 07:45:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://subagiartha.wordpress.com/?p=135#comment-25</guid>
		<description>zaman sekarang dalam hindu disebut zaman kali atau zaman gelap. dan memang pada zaman sekarang kehendak beliau memang banyak yang berbuat adharma secara kuantitas.  dan itu tidak perlu di persusah karena memang kehendak beliau dan tidak ada yang bisa merubah sekenario. yang penting khan sudah sudah tau hukum sebab akibat  (karma phala), tapi yang sebenarnya patut disyukuri, di zaman kali  sangat gampang bisa berbuat baik karena banyak diberi kesempatan. dan jika zaman susah atau kacau, sedikit saja anada berbuat baiknilainya akan sangat mahal karena sangat jarang ada yang berbuat baik. Kejahatan memang diperlukan sebagai stana dari kebaikan. jika semua baik buat apa ada polisi, rohaniawan, pahlawan dsbnya. Untuk menarik kebaikan itu datang, memang diperlukan kejahatan/kesusahan sebagai penyeimbang dalam kehidupan. sebagaimana gelap yang memerlukan   pelita, malam yang memerlukan bintang dan rembulan, Rama yang memerlukan Rahwana, Pandawa yang memerlukan Korawa agar kisah kehidupan didunia ini bisa berjalan.

Dalam hindu tidak ada istilah kiamat, mungkin lebih tepatnya pralaya atau daur ulang kehidupan. Pralaya yang kecil mungkin terjadi jika kita meninggal maka disebut pralaya. mungkin yang lebih besar sedikit seperti meninggal secara masal karena bencana alam tapi kalau pralaya pemusnahan bumi atau alam semesta masih sangat jauh, dan tidak perlu khawatir, tapi pralaya kecil waktu kita kembali ke beliau tapi kita tak pernah kembali karena masih terjebak dalam reinkarnasi yang perlu dikhawatirkan.

Dalam sastra Ciwa buddha disebutkan ciri ciri pralaya agung, nanti akan ada kekacauan tatasurya hingga nanti tata surya kita akan mempunyai dua matahari karena ada matahari dari tatasurya yang lainnya melenceng ke tatasurya kita, sehingga tidak akan ada malam dan akan ada siang terus sehingga bumi akan semakin panas, dan makin banyak ada matahari yang melenceng hingga matahari nanti ada tujuh yang akam melelehkan alam semesta dan kembali ke brahman. dan itu masih sangat berlangsung lama. jadi tidak perlu mengkhawatirkan bhuana agung tapi yang perlu dikhawatirkan adalah buana alit atau diri kita sendiri, supaya kita  kalau dapat pralaya alit / kecil kita sudah siap menerima. ok</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>zaman sekarang dalam hindu disebut zaman kali atau zaman gelap. dan memang pada zaman sekarang kehendak beliau memang banyak yang berbuat adharma secara kuantitas.  dan itu tidak perlu di persusah karena memang kehendak beliau dan tidak ada yang bisa merubah sekenario. yang penting khan sudah sudah tau hukum sebab akibat  (karma phala), tapi yang sebenarnya patut disyukuri, di zaman kali  sangat gampang bisa berbuat baik karena banyak diberi kesempatan. dan jika zaman susah atau kacau, sedikit saja anada berbuat baiknilainya akan sangat mahal karena sangat jarang ada yang berbuat baik. Kejahatan memang diperlukan sebagai stana dari kebaikan. jika semua baik buat apa ada polisi, rohaniawan, pahlawan dsbnya. Untuk menarik kebaikan itu datang, memang diperlukan kejahatan/kesusahan sebagai penyeimbang dalam kehidupan. sebagaimana gelap yang memerlukan   pelita, malam yang memerlukan bintang dan rembulan, Rama yang memerlukan Rahwana, Pandawa yang memerlukan Korawa agar kisah kehidupan didunia ini bisa berjalan.</p>
<p>Dalam hindu tidak ada istilah kiamat, mungkin lebih tepatnya pralaya atau daur ulang kehidupan. Pralaya yang kecil mungkin terjadi jika kita meninggal maka disebut pralaya. mungkin yang lebih besar sedikit seperti meninggal secara masal karena bencana alam tapi kalau pralaya pemusnahan bumi atau alam semesta masih sangat jauh, dan tidak perlu khawatir, tapi pralaya kecil waktu kita kembali ke beliau tapi kita tak pernah kembali karena masih terjebak dalam reinkarnasi yang perlu dikhawatirkan.</p>
<p>Dalam sastra Ciwa buddha disebutkan ciri ciri pralaya agung, nanti akan ada kekacauan tatasurya hingga nanti tata surya kita akan mempunyai dua matahari karena ada matahari dari tatasurya yang lainnya melenceng ke tatasurya kita, sehingga tidak akan ada malam dan akan ada siang terus sehingga bumi akan semakin panas, dan makin banyak ada matahari yang melenceng hingga matahari nanti ada tujuh yang akam melelehkan alam semesta dan kembali ke brahman. dan itu masih sangat berlangsung lama. jadi tidak perlu mengkhawatirkan bhuana agung tapi yang perlu dikhawatirkan adalah buana alit atau diri kita sendiri, supaya kita  kalau dapat pralaya alit / kecil kita sudah siap menerima. ok</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di perkiraan Tahun 2009 oleh Retno</title>
		<link>http://subagiartha.wordpress.com/2008/11/30/perkiraan-tahun-2009/#comment-21</link>
		<dc:creator>Retno</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 15:27:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://subagiartha.wordpress.com/?p=128#comment-21</guid>
		<description>Wah jadi takut ke bali donk.......
padahal pingin lho refresing kesana.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah jadi takut ke bali donk&#8230;&#8230;.<br />
padahal pingin lho refresing kesana&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di perkiraan Tahun 2009 oleh puer</title>
		<link>http://subagiartha.wordpress.com/2008/11/30/perkiraan-tahun-2009/#comment-20</link>
		<dc:creator>puer</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 02:01:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://subagiartha.wordpress.com/?p=128#comment-20</guid>
		<description>Good bli teruskan perjuangan&amp; perjalanan  Spiritualnya ya..!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Good bli teruskan perjuangan&amp; perjalanan  Spiritualnya ya..!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di DEWATA oleh made Sudiana</title>
		<link>http://subagiartha.wordpress.com/jaya-shree-ganesha/#comment-3</link>
		<dc:creator>made Sudiana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 06:50:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://subagiartha.wordpress.com/?page_id=52#comment-3</guid>
		<description>Ya memang begitulah, dimana Sri Ganesha berstana disana ada kedamaian hati penyembahnya dan selalu mendapat lindunganNya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya memang begitulah, dimana Sri Ganesha berstana disana ada kedamaian hati penyembahnya dan selalu mendapat lindunganNya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
