Ajaran-ajaran spritual baik yang di tulis dilontar maupun diberikan langsung oleh sang guru kebanyakan dilagukan/ dikidungkan. Sehingga dalam kidung-kidung dan kekawin dibali banyak sekali tersimpan ajaran tentang yoga dan pengenalan jati diri, tetapi masih belum banyak yang menggali ke dalam untuk mengetahui makna yang tersirat di balik tulisan yang tersirat, sehingga hanya menjadi sebatas wacana/kidung saja belum meresap ke dalam jiwa dan kadang-kadang dianggap sebagai cerita biasa.
Ajaran spritual ini dikidungkan dengan maksud :
- mempermudah mengingatnya karena belajar dapat dilakukan dengan menyanyi
- dengan bernyanyi / kidung , dapat menenangkan dan jiwa sehingga lebih mudah memahami ajaran tersebut dan dapat memberikan semangat untuk belajar karena dilakukan dengan senang hati.
- Dengan kidung terdapat proses pengaturan napas (pranayama) sehingga melatih dasar-dasar yoga tanpa sengaja.
- Kidung / githa / kekawin dapat memperhalus kharakter.
- tranformasi ajaran langsung menyentuh hati, diluar pikiran, sehingga disini tidak timbul nantinya perdebatan tetapi larut dalam rasa.